Prinsip Keyakinan


Oleh: Bento Gramudia

Muslim yang benar-benar Islam pasti mendapat keberuntungan karena telah diberi rujukan (nilai dan ajaran) kehidupan, Alqur'an dan Hadist. Alqur'an adalah firman Tuhan, sumber kesempurnaan,sehingga isinya pasti sempurna pula untuk dijadikan pegangan hidup manusia.

Allah Swt mempertanyakan,adakah sibgah lain yg lebih utama dibanding sibgah Allah? So pasti..., ta' ada. Islam plg tinggi kesempurnaanx, dan ta' ada yg lbh tinggi alias sempurna darix (al Islamu ya'lu wala' yu'la'alaih)., sygx byk umat Islam lupa atau bahkan segaja melalaikan pegangan hidupx(Alqur'an dan Hadist),diganti dgn pegangan hidup lain hasil buatan manusia., lebih tragis lg pandangan hidup yg bersumber pd Alqur'an dan hadist disebut ta' sesuai zamanx,perlu diganti dgn berbagai isme cpt-an manusia. Islam disebut kuno,konservatif,tdk menghargai HAM dan bertentangan dgn kebebasan Universal yg bersifat kekinian. Mereka tdk PD u/ disebut Muslim fanatik,dan menjadi lebih bangga disebut Islam moderat-liberal. Org jenis ini telah menjual kesesatan dgn petunjuk yg pasti ta' akan membawa keberuntungan (liyasytaru' bihi' samanan qalila').,seperti pepatah "mengharap guntur dilangit,air ditempayan ditumpahkan".

Pegangan hidup bikinan manusia sifatx situasional belaka,terikat oleh wkt dan tempat. Hal yg dianggap baik disuatu t4,blm tentu dinilai baik pula dt4 yg lain,tergantung pd interpretasi manusia,itu intinya. Misl: megelus jenggot pimpinan atau org tua dlm kultur Arab dianggap suatu penghormatan,tp dianggap penghinaan alias melanggar kesopanan jika dilakukan pd org tua di Indonesia. Dilingkungan msyrakat permisif(serba boleh bukan serba seribu...hehehe) org yg berpakaian tank-top menjadi sgt lumrah,ciuman dit4 umum jg absah.,sblikx org yg berpkian rapat menutup aurat dinilai aneh dan tdk tepat. Lantas mana yg benar,mrk yg menjaga aurat atau yg obral aurat ? U/ msykat permisif model barat mengumbar aurat memang dibenarkan,tp pengagum moral keagamaan justru memalukan. Itulah relativitas nilai sosial.

Agar ta' diombang ambingkan oleh keadaan yg ta' jelas patokanx atau nilai sosial yg relatif,dan situasional kebenaranx, seorg Muslim perlu memiliki prinsip dlm kehidupanx. Prinsip hanya bisa dimiliki jika mau konsisten berpegang pd nilai2 yg diyakini kebenaranx yg bersumber pd pemilik kebenaran,ya'ni Allah Swt (Alqur'an dan Hadist). Allah telah menjamin kebenaran Alqur'an seperti dlm firmanx : wainkuntum firaibin mimmanazzalna 'ala'abdina fa'tu bisuratim mimislihi,wad'u syuhada-akum mindunillahi inkuntum sadiqin. Faillam taf'alu walan taf'alu fattaqunnarallati waquduhannasu wal hijarah,u'iddat lilkafirin. (dan jika km ragu2 terhadap Alqur'an yg tlah aq berikan kpd hambaku,maka buatlah tandigan satu surat semisal Alqur'an . Dan mintalah pertolongan kpd sekutumu,selain dari bantuan Allah,jika engkau yg benar. Jika km ta' bisa,dan sdh pst km ta' akan bisa,maka takutlah km kpd neraka yg bahan bakarx terdiri atas manusia dan batu,yg disediakan bg org2 yg ingkar) na'uzu billahi minzdalik smg kita ta' tergolong org2 yg ingkar.

Akhirx hanya org yg memiliki pegangan nilai pasti yg akan punya prinsip dlm hidup ini.

(maaf jika ejaannya kacau dan agal slenge'an soalnya diposting via seluler, mohon maklum). 

4 komentar:

Ivan Kavalera mengatakan...

Tidak apa-apa bro. Lebih kacau lagi kalau sama sekali tidak diupdate hehehehe...

ivan kavalera mengatakan...

Subhanallah, intisari tulisanmu, kawan. Luar biasa. Salut.

ninneta mengatakan...

semoga aja semua orang sadar akan pentingnya prinsip dalam keidupan

referensi blog mengatakan...

ayo aktif lagi blogger bulukumba